KEWENANGAN LEMBAGA ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN INDONESIA (LAPSPI) DALAM MEDIASI PERBANKAN DI INDONESIA

Abstract

Perkembangan teknologi serta kemajuan sistem perbankan tentu saja sangat menguntungkan pada era globalisasi saat ini. Tetapi, segala bentuk kemudahan dari berbagai produk perbankan dapat menimbulkan perselisihan antara dua pihak yaitu konsumen perbankan dengan pihak perbankan itu sendiri yang mengakibatkan terjadinya sengketa di sektor perbankan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana kekuatan hasil mediasi perbankan dalam penyelesaian sengketa alternatif di sektor perbankan, bagaimana peranan otoritas jasa keuangan dalam penyelesaian pengaduan konsumen di sektor perbankan, dan bagaimana kewenangan lembaga alternatif penyelesaian sengketa perbankan indonesia dalam mediasi perbankan di indonesia. Metode yang digunakan dalam pembahasan rumusan masalah tersebut adalah metode penelitian hukum normatif dengan mengkaji dan menganalisis data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan keberadaan lembaga alternatif penyelesaian sengketa perbankan indonesia dapat mengoptimalkan proses penyelesaian sengketa konsumen di sektor perbankan yang telah dikenal dengan mediasi perbankan, dimana proses penyelesaiannya ditempuh melalui non litigasi. Penyelesaian sengketa konsumen yang di atur oleh UUPK mengenal 2 cara penyelesaian sengketa konsumen yaitu secara litigasi dan non litigasi. Pada pelaksanaan tugasnya lembaga ini berhak memfasilitasi sengketa perbankan yang telah merugikan konsumen perbankan, lembaga ini merupakan lembaga yang independen seteleh dibentuk oleh lembaga otoritas jasa keuangan. Setiap putusan lembaga ini mengikat dan final, dimana setiap kesepakatan dalam penyelesaian sengketa konsumen tersebut harus ditaati dan dijalankan oleh para pihak yang bersengketa.

Share Info Via:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on linkedin
LinkedIn